budaya jepang dan indoensia

(Buat kamu yang belum membaca PART 1 silahkan baca di sini)

Apa kamu punya keinginan pergi ke Jepang?. Pasti menyenangkan bisa berkunjung ke negeri sakura. Namun yang namanya negeri orang pasti ada beberapa perbedaan budaya Jepang dan Indonesia.

Sebelum pergi ke Jepang, memahami perbedaan budaya Jepang dan Indonesia sangat penting. Tujuannya agar kamu tidak mengalami shock culture atau perasaan tidak nyaman atau kaget saat menjumpai budaya yang kontras dengan budaya kita sebelumnya, apa lagi jika bicara negeri Jepang yang terkenal dengan kebiasaan dan budaya yang cukup “unik”.

Terus apa aja perbedaan budaya Jepang dan Indonesia yang tidak boleh kamu lewatkan?. Berikut 5 perbedaan budaya Jepang dan Indonesia yang wajib kamu ketahui.

  1. Agama dan Keyakinan Orang Jepang

Tahukah kamu perbedaan budaya Jepang dan Indonesia dalam pergaulan agama perlu kamu perhatikan. Orang Jepang memaknai agama dan tuhan kedalam sesuatu yang terpisah. Maka dari itu haram kamu lakukan ketika bertemu orang Jepang menanyakan ataupun membicarakan agama dan keyakinan yang mereka anut.

Jika kamu membicarakan prihal agama dan keyakinan dengan orang Jepang, mereka akan merasa tidak nyaman dan mengnggap kamu tipe orang yang terlalu selektif dalam berteman.

Masalah agama dan keyakinan, jika di Indonesia mayoritasnya beragama islam, maka lain halnya di Jepang, bukan agama islam dan bukan pula agama kristen yang menjadi mayoritas. Di Jepang kamu akan banyak menjumpai orang yang menganut agama dan keyakinan khas Jepang yang bernama agama Sinto.

  1. Orang Jepang Yang Sangat Disiplin Dalam Waktu

Perbedayaan budaya Jepang dan Indonesia yang satu ini harusnya bisa menjadi pelajaran bagi kita tentang memanfaatkan waktu.

Jika kita di Indonesia mungkin sudah terbiasa dengan mengulur-ngulur waktu atau menunda-nunda suatu pekerjaan, maka berebeda dengan kebiasaan orang Jepang. Orang Jepang sangat menghargai waktu dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Karena mereka benar-benar menerapkan apa yang disebut dengan waktu adalah uang.

Jika kamu di Indonesia terbiasa dengan kebiasaan mengulur-ngulur waktu, maka jangan sekali-kali kamu coba lakukan di Jepang. Bahkan ketika kereta cepat di Jepang terlambat hanya sekian detik dari jadwal, sang operator akan meminta maaf langsung kepada para penumpang.

  1. Cara Berkomunikasi

Perbadaan budaya Jepang dan Indonesia juga terletak pada cara berkomunikasi. Saat berjumpa biasanya orang kita akan berjabat tangan satu sama lain. Namun berbeda dengan kebiasaan orang Jepang, biasanya mereka akan membungkukkan badan atau budaya ini biasa dikenal dengan  Ojigi. Bukan hanya digunakan untuk memberi salam ketika bertemu, Budaya Ojigi biasanya juga digunakan oleh orang Jepang saat hendak mempraktikan kesenian beladiri, meminta maaf, memberi hormat, mengungkapkan rasa terima kasih dan lain-lain.

Saat kamu baru berkenalan dengan orang Jepang jangan lupa untuk selalu menggunakan bahasa yang formal, lain halnya jika kamu sudah cukup akrab dengan mereka, namun akan tetap lebih baik kamu menggunakan bahasa yang formal.

Saat memilih topik pembicaraan jangan lupa untuk selektif dalam memilih. Kuncinya ketika berbicara dengan orang Jepang, mereka sangat menghargai betul yang namanya privasi, jadi sebaiknya pilihlah topik pembicaraan yang ringan-ringan saja.

  1. Keadaan Lalu Lintas

Salah satu lagi perbedaan budaya Jepang dan Indonesia yang patut di contoh adalah keadaan lalu lintas di Jepang yang sangat tertib. Sangat jarang kamu menjumpai tumpukan kendaraan yang macet di jalanan Jepang seperti halnya kota Jakarta.

Selain itu orang, walaupun negara Jepang terkenal sebagai salah satu negara besar produsen transportasi, faktanya orang Jepang kebanyakan lebih senang menggunakan transportasi umum yang disediakan oleh pemerintah.

Di transportasi umumpun kamu akan menjumpai ketertiban dan kanyamanan yang luar biasa. Jarang sekali kamu akan menemukan transportasi umum yang mengalami kelebihan muatan. Di tranportasi umum pun orang Jepang saling menghargai dan menghormati kenyamanan orang lain. Saat sedang di transportasi umum kamu dilarang untuk menelepon, berbicara terlalu keras, makan terlalu dekat, dan sangat dianjurkan mendahulukan orang tua, ibu hamil, dan orang yang cacat.

  1. Musim Di Jepang

Ketika kamu berada atau mengunjungi suatu negara yang memiliki perbedaan iklim dengan daerah asal kamu, “kaget” mungkin adalah sesuatu yang sangat wajar. Tidak seperti di Indonesia yang hanya terdiri dari dua musim, yaitu musim panas dan musim hujan, di Jepang kamu akan menjumpai empat musim lengkap, yaitu musim dingin, musim panas, musim semi, dan musim gugur.

Untuk itu orang Jepang selalu mempersiapkan pakaian yang tepat untuk musim yang tepat, khususnya ketika musim dingin. Penting untuk kamu persiapkan ketika hendak mengunjungi negeri sakura.

Selain memahami bagaimana perbedaan budaya Jepang dan Indonesa agar dapat beradaptasi. Salah satu hal yang penting lainnya yang harus kamu persiapkan untuk pergi ke Jepang adalah dengan belajar bahasa Jepang.

Udah tahu belum kalau sekarang kamu bisa belajar bahasa Jepang 10x lebih cepat hanya di Pongo Exclusive.

 

 

 

10 Kota Di Jepang yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan Ke Jepang (PART2)
10 Perbedaan Budaya Jepang dan Indonesia Yang Wajib Kamu Ketahui (Part 1)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *