
Ada banyak pelajar Indonesia yang tertarik untuk melanjutkan studi ke Negeri Sakura, Jepang. Apakah diantara kalian ada yang mau kuliah di Jepang?
Kira-kira berapa biaya kuliah mandiri di Jepang tanpa beasiswa ya?
Sebelum benar-benar memutuskan untuk melanjutkan studi di institusi tingkat pendidikan tinggi di jepang, kamu harus mempertimbangkan banyak hal.
Selain sistem pendidikan dan persyaratan masuk yang terbilang cukup sulit mencapai standar hal yang juga harus dipertimbangkan adalah biaya kuliah di Jepang.
Biaya kuliah di Jepang merupakan faktor penting yang dipertimbangkan oleh orang-tua atau calon mahasiswa yang akan kuliah di Jepang dengan biaya sendiri.
Jika dibandingkan dengan negara lainnya, Biaya kuliah Program Sarjana di Jepang relatif lebih murah dibandingkan dengan di Amerika, Australia, Inggris, ataupun Singapore.
Walaupun kuliah di Jepang terbilang relatif murah dibandingkan dengan negara lainnya, namun kehidupan selama tinggal di Jepang juga sangat tinggi.
Kalian perlu mempersiapkan diri bukan hanya biaya kuliah di Jepang, namun kalian juga perlu memperhitungkan biaya kehidupan kalian selama kalian menempuh jenjang pendidikan di Jepang.
Kalian akan menempuh jenjang pendidikan di Jepang untuk Program Sarjana minimal 4 tahun sedangkan jika kalian mengikuti jenjang Program Kedokteran akan lebih lama, yaitu minimal 6 tahun.
Jenis-Jenis Universitas di Jepang

Sebelum kalian memilih untuk kuliah di Jepang, kalian harus tahu dulu jenis-jenis Universitas di Jepang, karena ada banyak jenisnya yang harus kalian tahu…
Saat ini ada sekitar 800 universitas di Jepang yang terbagi lagi menjadi 3 jenis berdasarkan sumber dananya, yaitu Universitas Nasional (国立大学), Universitas Negeri (公立大学), dan Universitas Swasta (私立大学).
Universitas Nasional (国立大学) di Jepang
Universitas Nasional merupakan universitas yang mendapat pendanaan dari negara sehingga dapat menawarkan Program Studi dengan harga relatif lebih murah.
Universitas Nasional adalah University of Tokyo dan University of Kyoto. Meskipun biaya kuliah lebih murah, seleksi masuk universitas nasional terbilang sangat ketat.
Universitas Negeri (公立大学) di Jepang
Universitas negeri adalah Universitas yang mendapat bantuan dana berasal dari Provinsi di mana Universitas tersebut berada.
Kategori Universitas Negeri di Jepang, yaitu di antaranya adalah Nagoya city University dan Osaka City University.
Universitas ini ini juga menawarkan program studi dengan biaya kuliah yang cukup terjangkau, karena Universitas ini mendapatkan subsidi dari pemerintah.
Universitas Swasta (私立大学) di Jepang
Universitas swasta harganya relatif sangat mahal karena Universitas swasta tidak menerima bantuan pendanaan atau subsidi dari pihak pemerintah.
Universitas ini menyediakan Program Studi dengan harga yang relatif lebih mahal, Namun fasilitas yang mereka miliki umumnya lebih unggul dari Universitas Negeri maupun Universitas Nasional.
Jadi kalian tidak akan rugi membayar kuliah per-semester dengan harga yang lumayan tinggi karena kita dapat fasilitas yang sangat lengkap.
Biaya Kuliah di Jepang Berdasarkan Jenis Institusi Perguruan Tinggi

Biaya kuliah di Jepang berbeda-beda sesuai dengan ketentuan dari masing-masing jenis institusi tempat kalian belajar serta pilihan program yang kalian ambil.
Jika kalian memilih Program Tanki Daigaku, kalian kuliah di Jepang dengan biaya sendiri yang harus kalian keluarkan sekitar 20% lebih mahal, yaitu sekitar 511 juta rupiah.
Namun, jika kalian mengambil program di Universitas, biaya kuliah di Jepang yang harus kalian keluarkan sesuai dengan ketentuan jenis universitas masing-masing.
Universitas Nasional umumnya memiliki biaya kuliah paling rendah, yaitu sekitar 5 juta yen (710 juta rupiah) untuk program 4 tahun.
Universitas Negeri berada di level yang sama dengan Universitas Nasional, namun dengan keistimewaan biaya lebih murah untuk penduduk lokal daerah tersebut.
Universitas Swasta biasanya akan dikenakan biaya kuliah lebih mahal yaitu sekitar 7 juta yen (995 juta rupiah) ke atas untuk Program 4 tahunnya.
Biaya kuliah/ SPP (sumbangan pembinaan pendidikan) ditampilkan per-tahun, bukan per-semester. Kolom paling kanan pada tabel menunjukkan biaya total kuliah 4 tahun program sarjana di Universitas/Daigaku, sejak masuk kuliah sampai lulus.
Nah, Khusus kedokteran dan farmasi biaya total dihitung 6 tahun. Biaya total di kolom paling kanan dalam rupiah. Perhitungan menggunakan 1 Yen = Rp.125.
Agar kalian lebih gampang memahami dan kalian juga bisa mempertimbangkan untuk kuliah di Jepang, akan dipaparkan berupa tabel 1 berikut
Tabel 1 Biaya Program Sarjana di Jepang
Program Sarjana |
SPP/ thn
(yen) |
PENDAFTARAN
(yen) |
TOTAL
(sampai lulus) |
Rp |
Univ. Negeri |
535.000 |
282.000 |
2.422.000 |
302.750.000 |
Univ. Pemerintah Daerah |
538.000 |
232.000 |
2.384.000 |
298.000.000 |
Univ. Swasta |
|
|
|
|
Kedokteran |
3.626.000 |
1.297.000 |
23.053.000 |
2.881.625.000 |
Kedokteran Gigi |
3.784.000 |
612.000 |
23.316.000 |
2.914.500.000 |
Farmasi |
1.726.000 |
354.000 |
10.710.000 |
1.338.750.000 |
Kedokteran Hewan |
1.086.000 |
259.000 |
6.775.000 |
846.875.000 |
Seni |
1.412.000 |
266.000 |
5.914.000 |
739.250.000 |
Kesehatan |
1.248.000 |
286.000 |
5.278.000 |
659.750.000 |
Sains/Teknik |
1.160.000 |
252.000 |
4.892.000 |
611.500.000 |
Pertanian |
1.086.000 |
259.000 |
4.603.000 |
575.375.000 |
Pendidikan Jasmani |
998.000 |
267.000 |
4.259.000 |
532.375.000 |
Ekonomi Rumah Tangga |
995.000 |
266.000 |
4.246.000 |
530.750.000 |
Sastra/Pendidikan |
933.000 |
254.000 |
3.986.000 |
498.250.000 |
Kesejahteraan Sosial |
931.000 |
239.000 |
3.963.000 |
495.375.000 |
Hukum/Perdagangan/Ekonomi |
882.000 |
250.000 |
3.778.000 |
472.250.000 |
Teologi/Buddhism |
878.000 |
235.000 |
3.747.000 |
468.375.000 |
BIAYA KULIAH DAN BIAYA HIDUP

Biaya total yang akan dikeluarkan bagi pelajar/ mahasiswa selama di Jepang sama dengan biaya kuliah ditambah biaya hidup di Jepang.
Hasil survey JASSO, biaya hidup rata-rata mahasiswa asing di Jepang sebesar 82.000 Yen per bulan. Jika 1 Yen = 125, maka 82.000 Yen sama dengan Rp.10.250.000.
Di bawah ini perhitungan biaya per-bulan, per-tahun, biaya hidup untuk kuliah di Junior College/Professional Training College selama 2 tahun, biaya kuliah sarjana/S1 di universitas selama 4 tahun, dan biaya kuliah sarjana/ S1 kedokteran dan farmasi di universitas selama 6 tahun (tabel 2).
Simulasi biaya kuliah dan biaya hidup total untuk beberapa pilihan kuliah dapat dilihat di tabel 3 Perhitungan menggunakan 1 Yen = Rp.125.
Tabel 2 Biaya Hidup di Jepang
BIAYA |
YEN |
RUPIAH |
Perbulan |
82.000 |
10.250.000 |
1 tahun |
984.000 |
123.000.000 |
2 tahun |
1.968.000 |
246.000.000 |
4 tahun |
3.936.000 |
492.000.000 |
6 tahun |
5.904.000 |
738.000.000 |
Tabel 3 Simulasi Biaya Kuliah dan Biaya Hidup di Jepang
Program Kuliah |
Durasi Kuliah |
Biaya Kuliah |
Biaya Hidup |
Total |
Univ. Negeri |
4 tahun |
302.750.000 |
492.000.000 |
794.750.000 |
Jurusan Teknik di univ.Swasta |
4 tahun |
611.500.000 |
492.000.000 |
1.103.500.000 |
Jurusan Seni di univ. swasta |
4 tahun |
739.250.000 |
492.000.000 |
1.231.250.000 |
Kedokteran di Univ. Swasta |
6 tahun |
2.881.625.000 |
738.000.000 |
3.619.625.000 |
Cara Mengatasi Masalah Biaya Kuliah di Jepang

kalian sudah melihatkan berapa biaya yang harus kalian keluarkan dari awal kuliah sampai akhir kuliah dan biaya hidup kalian selama kalian kuliah di Jepang.
Kalian merasa tidak mungkin bisa kuliah di Jepang dengan biaya segitu bukan, tapi kuliah di Jepang merupakan salah satu impian kalian sejak lama…
Agar kalian bisa mengurangi beban orangtua untuk kuliah di Jepang dan impian kalian juga bisa terwujud untuk kuliah di Jepang, kalian bisa melakukan Arubaito atau kerja part-time sambil kuliah..
Arubaito atau kerja part-time di Jepang bisa kalian cari sendiri dengan memasukkan lowongan ke perusahaan yang membuka lowongan kerja di perusahaannya…
Jangan khawatir masalah Arubaito atau kerja part-time di Jepang ya, karena kalian gak akan kesulitan dalam mencari Arubaito atau kerja part-time di Jepang, karena di Jepang masih sangat membutuhkan tenaga kerja anak muda yang masih kuat dan bersemangat..
Mahasiswa asing banyak sekali yang melakukan Arubaito saat liburan di kampusnya atau pada saat pelajari di kampus sudah berakhir.
Jika kalian sudah memutuskan akan menjadi mahasiswa di Jepang, maka kalian juga harus siap hidup mandiri di negeri orang, karena rata-rata orang Jepang pun melakukan hal yang sama, yaitu kuliah sambil Arubaito.
Bagi mahasiswa asing, jumlah jam kerja part-time atau Arubaito yang diizinkan maksimal per-minggu hanya 28 jam.
Honor kerja part-time atau Arubaito ini sekitar 900 yen per jam (dalam rupiah sekitar Rp.100 ribu). Tetapi menurut tempat kalian Arubaito, karena beda tempat juga akan beda honor yang kalian dapatkan.
Jadi, jika kalian melakukan Arubaito atau part-time selama per-minggu kalian bekerja hanya 14 jam, honor per-minggu Rp.1,4jt, per-bulan Rp.5,6jt, per-tahun menjadi Rp.67,2jt.
Seandainya kalian per-minggu Arubaito atau kerja part-time selama 28 jam, maka honor yang kalian dapatkan per-minggu Rp.2,8jt, per-bulan Rp.11,2jt, dan per-tahun menjadi Rp. 134,2jt.
Lumayan tinggi ya honor yang kalian dapatkan walaupun hanya Arubaito atau kerja part-time saja…
Jadi kalian bisa membayar uang kuliah sendiri tanpa membebani orangtua kalian lagi ya minasan…
Tentukan Jenis Perguruan Tinggi Pilihanmu sekarang!
Pilihan perguruan tinggi yang sangat berpengaruh pada biaya kuliah di jepang, karena setiap jenis institusi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Pilihlah jurusan dan Institusi yang paling sesuai dengan kebutuhan kalian serta dapat menunjang karir kalian ke depannya.
Minasan juga bisa baca artikel terkait kuliah di Jepang di situs website wikipedia
Bisa juga baca artikel terkait cara menghemat selama hidup di Jepang pada link berikut
Selamat berjuang!
Ada banyak pelajar Indonesia yang tertarik untuk melanjutkan studi ke Negeri Sakura, Jepang. Apakah diantara kalian ada yang mau kuliah di Jepang?
Kira-kira berapa biaya kuliah mandiri di Jepang tanpa beasiswa ya?
Sebelum benar-benar memutuskan untuk melanjutkan studi di institusi tingkat pendidikan tinggi di jepang, kamu harus mempertimbangkan banyak hal.
Selain sistem pendidikan dan persyaratan masuk yang terbilang cukup sulit mencapai standar hal yang juga harus dipertimbangkan adalah biaya kuliah di Jepang.
Biaya kuliah di Jepang merupakan faktor penting yang dipertimbangkan oleh orang-tua atau calon mahasiswa yang akan kuliah di Jepang dengan biaya sendiri.
Jika dibandingkan dengan negara lainnya, Biaya kuliah Program Sarjana di Jepang relatif lebih murah dibandingkan dengan di Amerika, Australia, Inggris, ataupun Singapore.
Walaupun kuliah di Jepang terbilang relatif murah dibandingkan dengan negara lainnya, namun kehidupan selama tinggal di Jepang juga sangat tinggi.
Kalian perlu mempersiapkan diri bukan hanya biaya kuliah di Jepang, namun kalian juga perlu memperhitungkan biaya kehidupan kalian selama kalian menempuh jenjang pendidikan di Jepang.
Kalian akan menempuh jenjang pendidikan di Jepang untuk Program Sarjana minimal 4 tahun sedangkan jika kalian mengikuti jenjang Program Kedokteran akan lebih lama, yaitu minimal 6 tahun.
Jenis-Jenis Universitas di Jepang
Sebelum kalian memilih untuk kuliah di Jepang, kalian harus tahu dulu jenis-jenis Universitas di Jepang, karena ada banyak jenisnya yang harus kalian tahu…
Saat ini ada sekitar 800 universitas di Jepang yang terbagi lagi menjadi 3 jenis berdasarkan sumber dananya, yaitu Universitas Nasional (国立大学), Universitas Negeri (公立大学), dan Universitas Swasta (私立大学).
Universitas Nasional (国立大学) di Jepang
Universitas Nasional merupakan universitas yang mendapat pendanaan dari negara sehingga dapat menawarkan Program Studi dengan harga relatif lebih murah.
Universitas Nasional adalah University of Tokyo dan University of Kyoto. Meskipun biaya kuliah lebih murah, seleksi masuk universitas nasional terbilang sangat ketat.
Universitas Negeri (公立大学) di Jepang
Universitas negeri adalah Universitas yang mendapat bantuan dana berasal dari Provinsi di mana Universitas tersebut berada.
Kategori Universitas Negeri di Jepang, yaitu di antaranya adalah Nagoya city University dan Osaka City University.
Universitas ini ini juga menawarkan program studi dengan biaya kuliah yang cukup terjangkau, karena Universitas ini mendapatkan subsidi dari pemerintah.
Universitas Swasta (私立大学) di Jepang
Universitas swasta harganya relatif sangat mahal karena Universitas swasta tidak menerima bantuan pendanaan atau subsidi dari pihak pemerintah.
Universitas ini menyediakan Program Studi dengan harga yang relatif lebih mahal, Namun fasilitas yang mereka miliki umumnya lebih unggul dari Universitas Negeri maupun Universitas Nasional.
Jadi kalian tidak akan rugi membayar kuliah per-semester dengan harga yang lumayan tinggi karena kita dapat fasilitas yang sangat lengkap.
Biaya Kuliah di Jepang Berdasarkan Jenis Institusi Perguruan Tinggi
Biaya kuliah di Jepang berbeda-beda sesuai dengan ketentuan dari masing-masing jenis institusi tempat kalian belajar serta pilihan program yang kalian ambil.
Jika kalian memilih Program Tanki Daigaku, kalian kuliah di Jepang dengan biaya sendiri yang harus kalian keluarkan sekitar 20% lebih mahal, yaitu sekitar 511 juta rupiah.
Namun, jika kalian mengambil program di Universitas, biaya kuliah di Jepang yang harus kalian keluarkan sesuai dengan ketentuan jenis universitas masing-masing.
Universitas Nasional umumnya memiliki biaya kuliah paling rendah, yaitu sekitar 5 juta yen (710 juta rupiah) untuk program 4 tahun.
Universitas Negeri berada di level yang sama dengan Universitas Nasional, namun dengan keistimewaan biaya lebih murah untuk penduduk lokal daerah tersebut.
Universitas Swasta biasanya akan dikenakan biaya kuliah lebih mahal yaitu sekitar 7 juta yen (995 juta rupiah) ke atas untuk Program 4 tahunnya.
Biaya kuliah/ SPP (sumbangan pembinaan pendidikan) ditampilkan per-tahun, bukan per-semester. Kolom paling kanan pada tabel menunjukkan biaya total kuliah 4 tahun program sarjana di Universitas/Daigaku, sejak masuk kuliah sampai lulus.
Nah, Khusus kedokteran dan farmasi biaya total dihitung 6 tahun. Biaya total di kolom paling kanan dalam rupiah. Perhitungan menggunakan 1 Yen = Rp.125.
Agar kalian lebih gampang memahami dan kalian juga bisa mempertimbangkan untuk kuliah di Jepang, akan dipaparkan berupa tabel 1 berikut
Tabel 1 Biaya Program Sarjana di Jepang
(yen)
(yen)
(sampai lulus)
BIAYA KULIAH DAN BIAYA HIDUP
Biaya total yang akan dikeluarkan bagi pelajar/ mahasiswa selama di Jepang sama dengan biaya kuliah ditambah biaya hidup di Jepang.
Hasil survey JASSO, biaya hidup rata-rata mahasiswa asing di Jepang sebesar 82.000 Yen per bulan. Jika 1 Yen = 125, maka 82.000 Yen sama dengan Rp.10.250.000.
Di bawah ini perhitungan biaya per-bulan, per-tahun, biaya hidup untuk kuliah di Junior College/Professional Training College selama 2 tahun, biaya kuliah sarjana/S1 di universitas selama 4 tahun, dan biaya kuliah sarjana/ S1 kedokteran dan farmasi di universitas selama 6 tahun (tabel 2).
Simulasi biaya kuliah dan biaya hidup total untuk beberapa pilihan kuliah dapat dilihat di tabel 3 Perhitungan menggunakan 1 Yen = Rp.125.
Tabel 2 Biaya Hidup di Jepang
Tabel 3 Simulasi Biaya Kuliah dan Biaya Hidup di Jepang
Cara Mengatasi Masalah Biaya Kuliah di Jepang
kalian sudah melihatkan berapa biaya yang harus kalian keluarkan dari awal kuliah sampai akhir kuliah dan biaya hidup kalian selama kalian kuliah di Jepang.
Kalian merasa tidak mungkin bisa kuliah di Jepang dengan biaya segitu bukan, tapi kuliah di Jepang merupakan salah satu impian kalian sejak lama…
Agar kalian bisa mengurangi beban orangtua untuk kuliah di Jepang dan impian kalian juga bisa terwujud untuk kuliah di Jepang, kalian bisa melakukan Arubaito atau kerja part-time sambil kuliah..
Arubaito atau kerja part-time di Jepang bisa kalian cari sendiri dengan memasukkan lowongan ke perusahaan yang membuka lowongan kerja di perusahaannya…
Jangan khawatir masalah Arubaito atau kerja part-time di Jepang ya, karena kalian gak akan kesulitan dalam mencari Arubaito atau kerja part-time di Jepang, karena di Jepang masih sangat membutuhkan tenaga kerja anak muda yang masih kuat dan bersemangat..
Mahasiswa asing banyak sekali yang melakukan Arubaito saat liburan di kampusnya atau pada saat pelajari di kampus sudah berakhir.
Jika kalian sudah memutuskan akan menjadi mahasiswa di Jepang, maka kalian juga harus siap hidup mandiri di negeri orang, karena rata-rata orang Jepang pun melakukan hal yang sama, yaitu kuliah sambil Arubaito.
Bagi mahasiswa asing, jumlah jam kerja part-time atau Arubaito yang diizinkan maksimal per-minggu hanya 28 jam.
Honor kerja part-time atau Arubaito ini sekitar 900 yen per jam (dalam rupiah sekitar Rp.100 ribu). Tetapi menurut tempat kalian Arubaito, karena beda tempat juga akan beda honor yang kalian dapatkan.
Jadi, jika kalian melakukan Arubaito atau part-time selama per-minggu kalian bekerja hanya 14 jam, honor per-minggu Rp.1,4jt, per-bulan Rp.5,6jt, per-tahun menjadi Rp.67,2jt.
Seandainya kalian per-minggu Arubaito atau kerja part-time selama 28 jam, maka honor yang kalian dapatkan per-minggu Rp.2,8jt, per-bulan Rp.11,2jt, dan per-tahun menjadi Rp. 134,2jt.
Lumayan tinggi ya honor yang kalian dapatkan walaupun hanya Arubaito atau kerja part-time saja…
Jadi kalian bisa membayar uang kuliah sendiri tanpa membebani orangtua kalian lagi ya minasan…
Tentukan Jenis Perguruan Tinggi Pilihanmu sekarang!
Pilihan perguruan tinggi yang sangat berpengaruh pada biaya kuliah di jepang, karena setiap jenis institusi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Pilihlah jurusan dan Institusi yang paling sesuai dengan kebutuhan kalian serta dapat menunjang karir kalian ke depannya.
Minasan juga bisa baca artikel terkait kuliah di Jepang di situs website wikipedia
Bisa juga baca artikel terkait cara menghemat selama hidup di Jepang pada link berikut
Selamat berjuang!
KULIAH DI JEPANG TANPA BIAYA & DAPAT UANG SAKU
Apakah kalian memimpikan untuk bisa kuliah di Jepang? Bingung karena biaya kuliah sangat tinggi? Masih inget gak pepatah bilang “Kejarlah ilmu setinggi mungkin”. Maka kejarlah pendidikan setinggi mungkin. Baca Selanjutnya
Continue Reading
Ingin Mengenal Jurusan Sastra Jepang Lebih Dekat?, Berikut 3 Fakta Jurusan Sastra Jepang Yang Harus Kamu Ketahui
Sekarang ini untuk belajar bahasa Jepang tidaklah sulit, kamu dapat belajar di tempat kursus belajar bahasa Jepang yang sudah banyak bertebaran, atau belajar bahasa Jepang secara otodidak baik melalui buku. Baca Selanjutnya
Continue Reading
Jangan Belajar Bahasa Jepang Kalau Gak Mau Dapat 5 Manfaat Belajar Bahasa Jepang Ini
Sekarang ini banyak orang yang mulai tertarik untuk belajar bahasa Jepang. Emang apa sih manfaat belajar bahasa Jepang?. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari peran pop culture negera matahari tersebut. Baca Selanjutnya
Continue Reading
5 Alasan Kuliah Di Jepang Menjadi Pilihan Terbaik Untuk Kamu Yang Ingin Kuliah Di Luar Negeri
Siapa sih yang nggak mau kuliah di luar negeri. Selain kamu akan merasakan belajar di lembaga pendidikan yang berkelas internasiona, jika kamu bisa kuliah di luar negeri akan banyak pengalaman. Baca Selanjutnya
Continue Reading