Penerapan Kaizen

Penerapan Kaizen sudah sangat terkenal di kalangan internal perusahaan-perusahaan di Jepang, baik yang bersekala kecil atau baru merintis maupun perusahaan yang sudah beromset miliyaran.

Kalaupun ada perusahaan yang belum mencapai hasil yang diharapkan dari Kaizen umumnya dikarenakan perusahaan tersebut belum berkomitmen secara maksimal dalam menerapakan Kaizen sebagai landasarn strategis.

Kaizen memang sudah terbukti mampu membawa perubahan yang lebih baik secara berkala di internal perusahaan baik di bidang development, manufaktur, marketing maupun bidang manajemen.

Salah satu contoh yang berhasil dalam penerapan Kaizen adalah perusahaan otomotif asal Jepang yang nggak mungkin kamu semua tidak pernah mendengar namanya, yaitu Toyota. Perusahaan otomotif yang memproduksi mobil tersebut bahkan menyandang predikat sebagai perusahaan otomotif terbesar di dunia.

Salah satu yang membuat Toyota mampu berkembang sebesar itu adalah karena budaya organisasi di perusahaannya yang sangat baik seperti penerapan Kaizen di Toyota.

Di lingkungan kerja persuhaan otomotif tersebut terdapat sebuah sistem yang bernama Toyota Production System (TPS) yang dibangun dengan dua komponen yaitu Jidoka dan Just In Time (JTS).

Jidoka dibangun dengan mengadopsi metode Kaizen. Jidoka berisi perbaikan, evaluasi, serta peningkatan kualitas produksi. Biasanya kegiatan positif yang dilakuan setiap hari tersebut disebut dengan Daily Imporvment oleh mereka.

Tapi yang jadi pertanyaan bagaimana cara kita menerapkan Kaizen di kehidupan sehari-hari?, apakah ada strategi khusus dalam penerapan Kaizen?. Jawabannya ada!.

Penerapan Kaizen dalam kehidupan sehari-hari akan membawa dampak positif dan membawa perubahan yang besar pada diri kamu terutama buat kamu yang sering kurang mood atau bahkan malas dalam mengerjakan sesuatu.

Jika kamu mencoba menerapkan Kaizen pada satu kegiatan dan kamu mencpai goal yang kamu harapkan, kamu akan merasa senang dan puas. Akhirnya tanpa ragu kamu coba pada kegiatan-kegiatan lainnya dan membuat dirimu selalu ingin mencoba hal-hal yang baru.

Lalu apa yang harus kita lakukan jika ingin melakukan penerapan Kaizen pada kehidupan sehari-hari?.

Menurut Robert Murer ada enam poin strategi dalam penerapan Kaizen untuk pengembangan diri, diantaranya

  1. Mengajukan Pertanyaan-pertanyaan Kecil Untuk Menghalau Rasa Takut dan Menumbuhkan Inspirasi

Dalam penerapan Kaizen memang terkenal dengan dimulai dari sesuatu yang kecil termasuk memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya membangun. Sering kali ketika kamu sedang memiliki tujuan yang ingin dicapai, kamu terhambat dengan istilah “bagaimana saya akan mewujudkannya?”.

Penyebabnya karena kamu melihat hal tersebut terlalu jauh dan sangat umum, padahal banyak langkah-langkah kecil dalam mewujudkan itu semua. Coba sekarang kamu ubah pola pikir tersebut dan buat rincian tujuan serta ajukan pertanyaan pada diri kamu. Karena otak kita umumnya suka dengan pertanyaan-pertanyaan dan hal-hal yang menantang serta penuh misteri.

Lalu pertanyaan seperti apa yang ditanyakan?. Coba buat pertanyaan seperti “Bagaimana saya harus memulai?”, “Apa hal pertama yang harus saya lakukan?”, “Bisakah saya mengalokasikan waktu sehari untuk mengerjakannya?”, dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan kecil yang dapat kamu ciptakan untuk diri kamu sendiri

  1. Memanfaatkan Pemikiran yang Kecil

Penerapan Kaizen memerlukan penggunaan pemikiran yang kecil. Maksud dari menggunakan pemikiran yang kecil ini adalah dengan melatih sesuatu yang ingin kamu rubah dengan membayangkannya terlebih dahulu, atau kamu buat simulasinya di dalam kepalamu.

Contohnya ketika kamu ingin mengatasi masalah kepercayaan dirimu, maka kamu mulai membayang di dalam pikiranmu kamu sedang berada di atas panggung.

  1. Melakukan Dengan Tindakan yang Kecil

Hanya mengajukan pertanyaan dan memikirkannya tanpa direalisasikan dengan tindakan yang nyata adalah hal yang percuma dan sia-sia. Setelah membuat pertanyaan-pertanyaan kecil dan memulai memikirkannya maka hal selanjutnya tentu realisasikan hal-hal tersebut.

Masih dengan prinsip Kaizen yang memandang dengan hal kecilnya, maka tindakan-tindakan ini kamu mulai dari yang kecil terlebih dahulu. Temukan langkah yang sekecil mungkin sehingga kamu tidak memerlukan motivasi yang terlalu besar untuk memulai namun kamu lakukan secara rutin setiap hari dan tingkatkan frekuensinya setiap hari.

Misalnya kamu memiliki rasa malas ingin membaca buku, coba kamu alokasikan sehari satu menit untuk membaca, namun kamu tingkatkan terus frekuensinya di hari-hari berikutnya sehingga kamu mulai bersahabat dengan buku.

  1. Memecahkan Masalah Selagi Masih Kecil Sebelum Bertumbuh Besar

Salah satu kebiasaan buruk yang mungkin ada pada diri kita adalah menyepelekan masalah kecil yang padahal memiliki potensi menjadi masalah yang lebih besar di masa mendatang. Padahal masalah akan terus ada dan membayangi mau bagaimanapun kita menghindar dari suatu masalah.

Kuncinya jangan biarkan ada hal-hal kecil yang berpotensi menjadi masalah serius di masa mendatang kita lewatkan begitu saja. Mulailan lakukan identifikasi terhadap masalah yang kita lakukan atau kita dapatkan setiap hari. Cari tahu juga tanda-tanda kecil yang bisa meninmbulkan masalah sekecil apapun dan mulailah cari tahu solusinya.

  1. Memberikan Reward Kecil Ke Diri Sendiri

Memberikan hadiah pada diri sendiri atas usaha teretentu yang kamu lakukan adalah hal positif yang mampu menumbuhkan motivasi pada diri sendiri. Imbalan pada diri sendiri bukanlah sesuatu yang sia-sia atau mubazir, malah itu bisa menjadi investasi untuk menumbuhkan semangat dan motivasi pada diri kamu sendiri.

  1. Apresiasi Momen Sekecil Apapun

Jangan pernah menganggap spele hal-hal sekecil apapun. Perhatikan momen-momen kecil yang terjadi pada dirimu karena ini dapat mengubah hidupmu. Karena tanpa kamu sadari seringkali ide-ide brilian muncul dari hal-hal kecil yang terjadi pada dirimu setiap hari.

Cobalah analisa apa saja yang telah terjadi pada dirimu seharian dan cari tahu hal positif yang bisa kamu peroleh dari hal-hal tersebut.

Kesimpulan…

Penerapan Kaizen bisa menjadi solusi yang baik untuk pengembangan diri kamu jika dilakukan dengan benar dan dengan strategi yang tepat. Tapi yang paling penting adalah diri kamu sendiri, apakah kamu mau berkomitmen dan konsisten dalam menerapkan Kaizen.

 

Apa Itu Kaizen ? Cari Tahu Faktanya
6 Langkah Dalam Penerapan Kaizen Di Kehidupan Sehari-hari

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *